Tips Memesan Undangan Pernikahan

Sebelum melangsungkan pesta resepsi pernikahan, salah satu hal penting yang jangan sampai terlewatkan adalah memesan undangan pernikahan.  Undangan pernikahan mempunyai fungsi yang sangat penting dalam kesuksesan pesta pernikahan anda nanti.  Walaupun sehebat apapun teknologi yang ada saat ini seperti adanya penggunaan email dan sosial media seperti facebook, whatsapp, bbm atau laman-laman chatting lainnya namun hal ini tidak bisa menggantikan undangan pernikahan fisik yang dicetak dari bahan dasar kertas

Semahal dan sebagus apapun sebuah undangan fungsi utamanya tetap sama yaitu sebagai pengumuman sekaligus undangan kepada para tamu anda nanti.  Kerana kadangkala ada orang  yang tidak mau hadir jika hanya menerima undangan melalui mulut ke mulut saja tanpa bukti nyata yaitu undangan pernikahan itu sendiri.

Jumlah undangan perlulah dipastikan terlebih dahulu sebelum dicetak secara masal. Melalui artikel ini kami akan memberikan beberapa tisp untuk anda, khususnya calon pengantin dalam memilih undangan pernikahan agar tidak menyesal dikemudian harinya

tips undangan pernikahan

 TIPS MEMESAN UNDANGAN PERNIKAHAN

Tentukan Anggaran Belanja Undangan

Sebelum memesan undangan pastikan dulu seberapa banyak anggaran biaya yang akan anda keluarkan untuk memesan undangan di vendor atau percetakan undangan. Penentuan anggaran didasarkan pada jumlah pesanan anda. Maka dari itu sebelum anda memesan undangan minimal anda harus punya list atau daftar tamu yang akan anda undang. Setelah anda menentukan daftar tamu berikutnya adalah mengalokasikan anggaran dana untuk belanja undangan. Misalkan jumlah daftar tamu anda 500 undangan dan anggaran untuk belanja undangan adalah Rp. 3.500.000 maka undangan yang anda beli harus berkisar di harga Rp.7000 per pcs nya. Harga segini sudah bisa mendapatkan undangan jenis hardcover fullcolor. Namun anda juga perlu memperhatikan hal lainnya terkait pemesanan undangan misalkan ongkos kirim barang jika anda pesan undangan dari luar kota / pulau, jasa sebar undangan dan lain sebagainya. Jangan sampai anggaran untuk pemesanan undangan melebihi anggaran yang telah ditentukan.

Siapkan Data-data Redaksi Undangan

Sebelum anda pergi ke vendor / percetakan undangan pernikahan atau pesan via online. Siapkan dulu data-data untuk isi redaksi undangan. Data undangan ini nantinya menjadi materi bagi desainer grafis untuk mendesain undangan pernikahan anda. Ketika menyusun data-data undangan pastikan dulu anda telah berkoordinasi dengan pihak-pihak seperti kedua orang tua, tempat / gedung pernikahan dimana anda akan melangsungkan pesta pernikahan, Pegawai KUA. Koordinasi ini sangat penting dilakukan guna mendapatkan data undangan yang valid seperti hari,tanggal, tempat, nama-nama dan  sebagainya.Adapun data-data yang dibutuhkan untuk redaksi isi undangan antara lain meliput :

  • Nama Lengkap calon pengantin beserta nama panggilannya
  • Nama lengkap ayah ibu masing-masing calon pengantin
  • Alamat keluarga mempelai laki-laki dan perempuan. Hal ini tidak wajib ada, namun apabila anda juga ingin menerima tamu dirumah sebaiknya mencatumkan alamat lengkap
  • Hari, Tanggal dan tempat akah nikah/pemberkatan
  • Hari, Tanggal dan tempat resepsi
  • Turut Mengundang. Opsional tergantung dari adat masing-masing daerah. Untuk adat daerah indonesia bagian timur dan barat rata-rata menggunakan turut mengundang
  • Foto prewedding anda jika anda ingin mencamtukan foto di undangan anda. Pastikan foto yang diberikan ke vendor adalah foto yang sudah diedit dan ukuran filenya besar sehingga gambarnya tidak pecah ketika dicetak
  • Peta Lokasi. Denah atau peta lokasi sangat penting sebab ini akan menjadi panduan khususnya bagi tamu undangan yang belum mengerti dimana lokasi gedung / tempat resepsi pernikahan anda. Ketika anda membuat denah lokasi sebaiknya anda tidak menggunakan ukuran nyata seperti pada google maps. Gambarlah secara manual menggunakan pensil denah lokasi. Gambarlah secara sederhana namun tetap jelas. Jangan lupa mencantumkan nama jalan serta bangunan-bangunan penting sebagai panduan tamu undangan anda. Jika jalan menuju lokasi anda rumit karena ada banyak jalan, terlebih ada yang satu arah, berilah tanda panah dari segala penjuru menuju ke lokasi acara. Dengan adanya teknologi GPS sekerang ini anda juga bisa mencamtukan angka koordinat lokasi di halaman peta undangan

Pahamilah Jenis-jenis Undangan

Sekedar informasi saja buat anda yang akan memesan undangan pernikahan agar memiliki gambaran atau pandangan tentang undangan pernikahan bahwa jenis undangan pernikahan ada 3 macam, yaitu undangan softcover, undangan hardcover dan undangan singlehardcover. Undangan softcover yaitu undangan yang covernya tipis, tidak menggunakan kertas karton / board. Sedangkan kalau undangan hardcover covernya depan karena didalamnya ada kertas kartonnya yang kaku. Undangan hardcover terlihat lebih elegan dan mewah sebab undangannya tebal. Jika anda memesan undangan hardcover diluar kota atau secara online pertimbangkanlah dulu atau tanyakan dulu kepada vendornya sebelum memesan tentang berat undangannya, sebab undangan hardcover cukup berat karena hal ini berdampak pada ongkos kirim undangan yang telah anda pesan. Terlebih lagi jika undangannya pakai kemasan box. Jenis undangan pernikahan yang terakhir adalah undangan singlehardcover. Seperti namanya, undangan singlehardcover atau juga disebut dengan semihardcover adalah undangan yang hanya menggunakan satu lembar kertas karton saja.Umumnya undangan jenis ini menggunakan amplop. Harga undangan singlehardcover secara umum harganya lebih murah dari pada undangan hardcover. Undangan single hardcover cenderung lebih simple karena space untuk redaksi isi undangan hanya sedikit.

contoh undangan hardcover

Tentukan Tema/Konsep Undangan yang akan dipesan

Agar pesta pernikahan anda terkesan seirama atau setema, maka anda harus menyamakan semua aspek perlengkapan pesta seperti dekorasi, gaun pengantin, souvenir, hias uang mahar dan juga undangan pernikahannya. Penentuan tema pernikahan bisa didasarkan pada banyak hal seperti warna, adat daerah, zaman, relligi dan lain sebagainya. Sebagai contoh jika tema pernikahan anda adalah pernikahan tradisional jawa maka sebaiknya pilih undangan pernikahan yang bertema jawa seperti undangan dengan motif batik solo/jogja, undangan dengan konsep desain wayang. Jangan memilih tema desain undangan yang tidak ada hubungannya dengan tema pernikahan anda. Penyelenggaraan pesta resepsi pernikahan yang setema akan terkesan rapi dan terkonsep sehingga bisa memberikan nuansa yang indah di mata tamu undangan yang hadir.

undangan-softcover-unik-dengan-background-kayu-dan-gambar-pengantin-jawa

Pesanlah undangan jauh-jauh hari

Jika anda menginginkan hasil undangan yang bagus, rapi yang sesuai dengan keinginan anda pesanlah undangan jauh-jauh hari. Sebaiknya anda sudah melakukan pemesanan undangan minimal 3 bulan sebelum hari H. Rata-rata vendor undangan pernikahan membutuhkan waktu setidaknya 1 bulan untuk memproduksi undangan terhitung sejak ACC desain atau desain sipa cetak dan tidak ada revisi lagi. Jenis undangan yang lama diproduksi adalah undangan hardcover . Sebaiknya anda memastikan bahwa 1 bulan sebelum hari H undangan sudah jadi dan sudah berada di tangan anda.

Jangan lupa untuk meminta kartu souvenir

Ketika anda akan memesan undangan pernikahan ke vendor atau percetakan, tanyakan terlebih dulu apakah nanti akan mendapatkan kartu souvenir / kartu ucapan terima kasih untuk ditempelkan di souvenir. Jika iya pastikan jumlah kartu souvenir cukup untuk ditempel di souvenir yang telah anda pesan. Umumnya setiap pesan kartu undangan akan dapat kartu souvenir, namun ada juga vendor yang tidak memberikan kartu souvenir. Selain kartu souvenir, jika anda menginginkan kartu pengambilan souvenir anda juga bisa request ke vendor dimana anda pesan. Kartu pengambilan souvenir diperlukan khususnya buat jenis souvenir yang agak repot ketika dibawa para tamu undangan ketika berada didalam ruang resepsi, seperti souvenir gelas yang berat dan beresiko pecah, souvenir yang dikemas dengan kemasan box besar. Dengan adanya kartu pengambilan souvenir bisa mengantisipasi terjadinya kekurangan souvenir karena hanya yang pegang kartu lah yang boleh meminta souvenir, selain itu, banyak para tamu undangan yang minta souvenir lebih dari satu yang menyebabkan tamu lainnya tidak kebagian souvenir.